Noi Himura vs Anger Management

setelah hampir seminggu di rumah sakit, finally oyaji_sama pulang juga ke rumah, thank God he’s genki now even blom isa jalan … but it’s ok

saia jarang talk about him … kenapa? i think my relationship with my father ga sehangat what i had with my mommy. mungkin karena belio adalah seorang yang keras, emosian, n selalu mau perfect dalam semua aspek. dia selalu mau saia menjadi yang terbaik, dan saia jadi tertekan…

hasilnya adalah saia yang sekarang ini selalu cenderung melawan apa kata belio, jika belio bilang jangan maka saia akan melakukannya , misalnya saja hujan turun semalaman sampai pagi, … he said :” hujan, ga usah naek motor ke kantor, ngebis aja”

mendengar hal itu saia malah mulai pake jas hujan dan helm thenberangkat ke kantor naek motor … n ini berlangsung lama until now, bahkan sekarang  jika saia ato my sista did somethin yang ga mengena di hati belio , maka belio akan bilang ke mamak saia bukannya langsung menegur, i think diya suda menyerah pada saia …

after all darah memang lebih kental daripada air, just like michael corleone yang bilang benci setengah mati dengan dunia mafia dan memutuskan masuk army langsung pulang mengurusi bisnis keluarga corleone begitu dia mendengar kabar kalo ayahnya, don Vitto diserang. bahkan dia memulai pembunuhan pertamanya … sambil berkata “it’s not personal, it’s bussines” berkali2 wich one is my fave quote.

demikian pula yang terjadi pada saia ketika saia pulang kantor kaget papa saia musti masuk RS ….

terombang ambing antara kebingungan dan rasa bersalah membuat saia mikir what the hell are you doing nee noi ….? klo somethin happen kek mana? dan bermacam2 pikiran lainnya yang ada di pikiran saia …

so selama seminggu jadwal saia rutin bolak balik  antara kantor, rumah sakit n rumah …. my mommy take care of him at the hospital so me n my sista tekki care of uri omma  jangan sampe belio ikutan sakit .

oyaji sama yang cenderung rewel menurut saia … cenderung mengeluh selama di rumah sakit … dan ini bikin saia mulei naik pitam … but saat itu saia dengar mamak saia berkata ” sabar, sabar” kepada saia lhah mamak saia yang musti menghadapi setiap hari bahkan setiap jam saja bisa berkata seperti itu n belio jelas bukan cuma berkata2 but also dengan tindakan . menjaga papa saia dengan telaten dan sabar even mendengar segala macam keluhan belio mulai dari AC yang kurang dingin, bantal yang ga nyaman dsb, sedangkan saia?

apa siyy yang saia lakukan cuman ke RS di sore n malam saja sudah mulai kehilangan kesabaran ….. well saia musti berjuang lagi melawan emosi saia …  emosi ini yang  bikin saia makin mirip sama belio …

mamak saia dengan falsafah jawanya mulai berkata pada saia supaya saia lebih sabar karena ini adalah cobaan yang datang, dan seperti biasanya orang jawa kebanyakan yang selalu melihat kilatan sinar di tengah gelap gulita saat badai. mamak saia bilang belio bersyukur alhamdulillah cobaan ini datang saat ini ketika kami berdua sudah bekerja, belio mulai membandingkan nasibnya sengan sodara iparnya yang suaminya sakit selama sebulan di rumah sakit dalam keadaan anak2nya masih kecil dan tidak punya uang sama sekali. jadi kami ini masih lebih beruntung.

mendengar hal itu saia cuman bisa berkata Allah memang maha Adil . mungkin belio memberikan cobaan ini supaya saia lebih belajar sabar dan lebih bersyukur, after all oyaji_sama sudah sehat dan diperblehkan pulang even masih belom bisa jalan, but at least  belio sudah isa marah2  jika dibandingkan seminggu yang lalu belio ga isa bernapas n ga isa bicara ….. bikin saia lega

so in my home percakapan ini akan terjadi berulang2 just like tadi sore ketika  saia membantu papa saia duduk di samping bed, sekali lagi belio mengeluh kalo kasurnya ga nyaman, dan saia menjawab sambil lalu klo mang adanya itu mau apa lagi?

then suddenly mamak saia berkata “sabar 3kali”

hadoooh baru hari pertama di rumah …. well mungkin saia musti belajar banyak  tentang bagaimana caranya mengetahui kekurangan dan kelebihan orang tua kita  tapi tetap menghormati mereka dari Lord Shigeru Otori. jika Shigeru bisa mengapa saia tidak?

so let’s start the batlle …… i am gonna say just like Yankumi did on Gakusen

FIGHTOOOOO ………. OH!!!!!

Advertisements

12 thoughts on “Noi Himura vs Anger Management

  1. naizzzz..

    mungkin belio jadi rewel karna pengen sedikit dmanja n dperhatiin mb,,
    kalo gag gitu mb gag kan respek to ma belio,,mungkin karna dasarx orgx keras jadi gag isa ngomong jujur
    tp sukurlah papax uda sembuh

    ganbare yo

    FIGHTOOO OUUU

  2. sabar ya 🙂

    Bulan desember gw juga sempet dirumah sakit seharian krn mama abis di operasi…malah pas mau balik ke Jakarta rasanya ogah bgt….pgnnya ada disamping mama aja ga usah balik dulu smp beliau benar2 sembuh atau minimal keluar rumah sakit….tp tuntutan pekerjaan memaksa untuk balik T.T

    I miss her so much

  3. Sabar saja… segimanapun kerasnya orang tua pada kita, tetap kasih sayang mereka tak akan bisa kita balas dengan apapun juga…

    Maklumin saja setiap kesalahan dan kekurangan orang tua, karena sebenarnya mereka hanyalah anak-anak yang kemudian bertumbuh dan mempunyai anak…. *filosofi ini akan semakin terasa ketika kita akhirnya mempunyai anak lhooo… 😀 😀 *

    Salam buat papa-nya ya….moga lekas pulih..

    • iya makasi mba …

      saia ni juga masi berusaha sabar and after all kami semua mulei terbiasa dengen keadaan belio yang bikin jadi lebi rewel dan banyak maunya … syukur saia masi punya mamak yang sabar sepenuh hati dalam keadaan yang paling sulit belio masih berkata sabar pada saia ….
      sekarang ini sudah mulai belajar jalan lagi , terapi, dan tusuk jarum ala dae jang geum …. so papa saia menjalani pengobatan ala timur dan barat … begitu kami menyebutnya dokter timur dan dokter barat ,,,,

      hahahha …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s