Another Bus Story 5 : Tatto …. Judge the book by it cover?

saia rasa saia ini bener2 nemuri hime, but the handsome version. ga mungkin saia yang jadi the pretty version karena Yasu sudah ambil yang versi cantik so i take the handsome version. this handsome nemuri hime bisa tedur dimana aja di meja kerja, di mushola ato di bis ….

well sore itu saia naek bis seperti biyasanya begitu bisnya jalan saia langsung tidur sambil dengerin MP3 saia n pasang earphon BC yang lama2 bikin saia semakin tambah budeg. i think i need to learn how to read lips other people who talk to me. i listen to one of Acid Black Cherry song ” I am not a Ghost” in QED album yang entah mengapa recently saia demen banget sama lagu ini … this song kinda desperate song i mean lagu ini bercerita dimana ada seseorang wanita yang mati2 an menarik perhatian seorang pria but that man can’t or don’t want to hear her (saia rasa Yasu menulis lagu ini memposisikan diya sebage seorang wanita, just like what he did on Black Cherry) …

the song it was like this : It’s a crisis, I’m screaming, can you hear my heart ? Naked dreams dancing Look at me ! I’m not your ghost ! … Don’t treat me like I’m stupid, I have nothing to cry for
Madness! Crazy! Try kissing me here…you have love for me, don’t you?

well i think she is very desperate …

tiba2 ada seseorang yang bangunin saia yang bikin saia kaget setengah mati …. bukannya pretty man yang tapi kok ya that kind of person yang bener2 scary, klo diya ga biyasa mangkal ngamen di depan masjid saia bakalan ngira diya penjahat. emang ada pepatah yang mengatakan “don’t judge the book by it’s cover” … tapi klo situasinya seperti ini i do always look for the cover first …

ano hito wa adalah seorang pengamen jalanan yang kesamber setan dari mana kok ya jadi bangunin saia n cerita kesana kemari tentang hidupnya. mau ga mau saia musti dengerin karena selaen saia agag takut ama diya kek nya diya bener2 serius memulai monolog sore harinya, sehingga sore itu saia dan satu lagi penumpang yang duduk di sebelah saia (yang ini pegawe pabrik rokok karena saia isa cium bau tembako plus kertas bungkus rokok di badannya …. well they always smell tobacco) mulai mendengarkan monolog diya …

pertama diya bilang diya sudah mengamen sepanjang pantura sejak 2 tahun yang lalu so diya sudah ga pulang dan ketemu sodaranya sudah 2 tahun, hee …. ngamen sepanjang pantura? saia jadi inget percakapan geje saia sama amel n piko (i really miss piko_chan) gara2 saia sama bang tekki abis liyat di sebuah biro perjalanan, n disana ada paket jalan2 ke jepun dengan harga 17 juta … hee mahal banget yak …. tabungan saia selama 2 tahun belom cukup buwat ke jepun iki …

then saia bilang sama piko supaia diya ngamen keliling pulo jawa 77 (he always love 7) puteran buwat ngumpulin uang 17 juta tersebut so saia isa pergi jalan2 ke jepun … i said to him “mami no tameni nak” .. but eventually amel n tekki mao ikutan so klo akhirnya yang berangkat ke jepun adalah 4 orang (si boo, amel, tekki and piko) berapa puteran si piko musti ngamen keliling pulo jawa? ….
jawabannya silahkan itung sendiri yak ….

back to the topic, diya (pengamen bertatto) bilang kalo diya bener2 kangen sama keluarganya, … dst dst saia sebenernya mau tanya asalnya dari mana but saia urungkan niyat saia karena saia tahu pertanyaan saia bakalan bikin diya makin semangat cerita karena diya bakalan mikir : hey … i got a listener finally … no way jangan sampe besok diya monolog lagi ma saia karena saia bakalan nunggu bis disini everyday ….

finally i got saved bay the bell … (maksudnya teriakan kenek bis yang kasi teu sudah sampe terminal) … n i am glad that i am done with this boring monologue … saia bilang : saia turun dolo yak .. (dalam bahasa jawa halus). well i am free to go .. yay

entah mengapa saia selalu menggunakan bahasa jawa halus setiap kali berbicara kepada seseorang yang tidak saia kenal dekat ga perduli apakah diya ngarti ato tidak. jadi inget kek mana saia dibikin bengong sama orang India di PLTU … bapak ini sebage orang india mukanya jawa banget, karena kami berdua sama2 menunggu di lobby saia pikir gada salahnya klo saia mulai sebuah percakapan dengan belio … then mulailah hal yang memalukan itu

saia bilang : “sampun dangu pak?” (suda lama pak nunggunya?) …. eh kok ya diya cuman senyum saja sambil tengok kanan kiri … in my mind what the hell is he … ga sopan banget ditanya baek2 kok ya diyem saja … finally pas saia selesaikan urusan saia dan mau pulang saia ketemu lagi sama belio di parkiran, diya menghampiri saia …

damn …!! he said : excuse me miss, i really don’t understand what u talking about … i know u speak javaness, but i dunno what to say … sorry … jiah saia bener2 malu, semalu2 nya … hadooh
then karena terlanjur malu saia bilang sama diya : why don’t u tell me if u can’t understand what i said?
he just smile n gave me his name card …. weeh ternyata bapak iki orang india, manager pula …
hadoooh makin tambah malu saia ….. tapi kok ya mukanya jawa banget, ….secara muka india yang saia apal cuman SRK sama Kajol … *dilelepin ke sungai Gannga*

itulah saia yang selalu memandang sebuah buku dari covernya …. bad i was so bad nee ….?

sepanjang jalan menuju rumah saia kok ya kepikiran sama pengamen itu, kek mana yak saia gambarin diya? … diya pake jeans item n kaos item badannya penuh tatto … OMG i think he had tatto in all over his body. 4 jari tangannya ada tatto P U N K kanan dan kiri (what is PUNK anyway?) … ya ini ada dalam monolognya klo diya anak punk, homeless yang tidur di mana aja, … lengannnya ada tatto gambar wajah seorang wanita … telinganya ditindik banyak sekali sampe salah satunya isa molor berlubang gede just like suku primitif di Afrika … kok isa yak

dimana diya dapet tatto itu? ga mungkin di salon pasti iki bikinan sendiri or bersama temen2nya sesama pengamen jalanan, but amankah? jarumnya sterilkah? soalnya mereka pasti makenya gantian, well hidupnya bener2 penuh bahaya (AIDS dan banyak penyakit laennya) apalagi buat pemuda seusianya (kira2 sekitar 18 ato 19 tahun) … banyak phedophil berkeliaran di jalanan dan pemuda2 seperti diya itu targetnya …. semoga sajja tidak
*aish ko mikir terlalu jauh buuu*

ah kok ya jadi inget Mario, Kubis, Penyu, Serdadu, Baremoto dan Joe di komik fave saia Rainbow yang di mollest ama dokter penjara yang phedophil …. Abe George dan Kakizaki Masasumi bener2 brillian menggambarkan semua hal mencekam yang terjadi pada mereka semua di Penjara khusus anak laki – laki dan bagaimana menciptakan tokoh “Abang” sebage teladan ….

aish lupa lagi siyapa iki nama abang di sini ….

rainbow adalah manga fave saia selaen Nice Summer by Emiko Yachi … i love Rui Yamabe’s character here …. so cool n it seems like he doesn’t need anything but his dog Pisuke ….

saia ga begitu suka seseorang yang bertatto meskipun mereka yang punya tatto itu punya segudang alasan yang menunjang pembuatan tatto mereka (kecuali HYde)… i am a little bit old fashioned tentang hal ini, tapi saia inget dolo saia pernah masang temporary tatto. ini bonus dari majalah cinemags edisi Harry Potter yang salah satu bonusnya selain tongkat sihir adalah stiker tatto gambar tanda petir bekas luka Harry, awalnya mo saia pasang di jidat tapi kok ya saia maluu …

finally saia pasang itu stiker di lengan atas saia, besoknya saia sengaja pake hem lengan pendek bikin itu stiker keliyatan …. tau apa orang2 di lingkungan kerja saia bilang

bos saia : arek iki kok ya tambah gendeng …
mekanik : wah keren, mbake iki kemajuan 10 langkah …
teman kantor saia : hee … iki asli kah? …. ko gila ya, terlalu banyak baca harry potter iki …
lainnya ga berani komi …

nah dari omongan itu saia tahu klo masi banyak orang memandang aneh tentang seseorang bertatto aplagi jika yang bersangkutan adalah seorang wanita, me in this case … even a handsome woman still look nerd if she had a tatto, temporary tatto …

thank God my pretty man ini masi mulus …. aish saia selalu suka bahunya, he really has a very beautiful shoulders nee … ga isa bayangin kek mana klo Yasu memutuskan untuk bikin tato di kulit mulusnya just like what Hyde did … saia bakalan susah klo ngitung berapa jumlah tahi lalat di bahunya … menghitung tahi lalat di bahu Yasu ini lebih manjur dari pada menghitung domba ketika saia susah tidur … wkwkkw pasti ini nyambungnya mo reppu skaliyan …

look at his shoulders …. mabushiiii

yang ini fave saia di ebisu …. suki suki suki nee

for this man saia ga peduli mo bikin berapa buah tatto di bodinya saia bakalan tetep demen and bilang sughoii nee …. because i love Hyde … i love anything abaut him, mo pake tatto, pake baju apalagi ga pake baju … jiahahhaha … *PLAKK*

Advertisements

4 thoughts on “Another Bus Story 5 : Tatto …. Judge the book by it cover?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s